Home » Blog » Batik Tulis Madura Sebagai Warisan Budaya
Kategori
Pengiriman
Testimoni
100000
Rp 80000
stok habis
105000
Rp 95000
stok habis

Batik Tulis Madura Sebagai Warisan Budaya

Saturday, September 14th 2013. Posted in Blog

Mencintai batik tulis madura bukan berarti membenci batik cap maupun printing. Rasa cinta itu merupakan wujud kebanggaan sebagai bangsa yang memiliki seni warisan budaya leluhur. Kalau sekarang batik madura telah memiliki nilai ekonomis yang memadai tentu bukan secara kebetulan. Semua telah melalui pergulatan panjang para pengrajin batik tulis yang dulu membatik untuk mengisi waktu luang sehabis bekerja di sawah ladang.

Kini, nilai ekonomis kerajinan batik tulis madura telah dirasakan oleh banyak orang. Mulai dari pekerja batik, pembatik, pedagang batik, perancang busana, penjahit, toko kain, pabrik kain, buruh pabrik kain, petani kapas, semua merasakan prospek bisnis batik. Sejatinya, pembatiklah yang memiliki andil besar dalam kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan produksi kain batik.

Munculnya batik cap maupun batik printing tidak menyurutkan semangat pembatik tradisional untuk membuat karya bermutu batik tulis madura. Batik printing maupun batik cap juga bukanlah pesaing batik tulis. Masing-masing punya penggemar sendiri. Tiap orang punya pilihan sendiri. Banyak pula yang memilih ketiganya untuk tujuan dan keperluan yang berbeda. Memilih batik tulis, batik cap atau printing sama halnya dengan memilih emas dari bermacam-macam kadar karatnya.

Mencintai Batik Tulis

Belajar Mencintai Batik Tulis

Ketika, tahun lalu, PPBI (Paguyuban Pecinta Batik Indonesia) Yogyakarta berkunjung ke Pamekasan mencoba memberikan edukasi tentang perbedaan batik tulis, batik cap dan batik printing memiliki cara unik. Ketiga jenis batik itu diperagakan dan pembawa acara meminta hadirin memberi respon seperti ini: Jika yang diperagakan batik tulis, hadirin merespon dengan ucapan “oke” tapi jika yang diperagakan batik cap atau printing responnya adalah “huuuuuuuu”. Hal itu bukanlah bermaksud merendahkan satu dari lainnya. Bukan pula mencintai batik tulis berarti membenci batik cap atau printing. Sama halnya dengan kecintaan saya terhadap budaya madura, bukan berarti mengurangi rasa hormat saya kepada budaya suku lain di Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa batik tulis memiliki nilai lebih dibanding batik cap dan printing. Batik tulis dibuat dengan cinta sebagai pengejawentahan ekspresi seni dan budaya pembatiknya. Sangat wajar bila batik tulis diberi nilai lebih tinggi dibanding batik yang bukan tulis. Kendati pengrajin batik madura tidak dapat membendung maraknya batik cap dan printing, kearifan lokal masih tetap terjaga dengan terus menghasilkan karya batik tulis. Makna filosofis yang ada dalam setiap motif batik tulis mampu memberi arti bagi kehidupan masa kini dan yang akan datang.

Madura, 13 September 2013

Nurlaila – Owner www.batikmadura99.com

100000
Rp 90000
stok habis
100000
Rp 90000
stok habis
100000
Rp 90000
stok habis
105000
Rp 95000
stok habis
100000
Rp 90000
stok habis
100000
Rp 90000
stok habis
Batik Terlaris
batikmadura99.com
JL. Basar III/17 Pamekasan
Madura, Jawa Timur
Telp. 0324-333805
SMS/WA/Call. 081252855566
BBM: D4F74F09
Pembayaran
BCA 1920548535
MANDIRI 141 00 11512951 A.N. MOCH. MALIK